Gereja Utusan Pantekosta Di Indonesia Jemaat Kartasura
Gusti Yesus Tresna Kula
“Menyelamatkan dan memuridkan jiwa-jiwa menjadi seperti Kristus”
Tekan gambar untuk membuka
Suara gembala
Tekan gambar untuk membuka
Ibadah Raya 1 06:00-08:00 WIB
Ibadah Raya 2 9:00-11:00 WIB
Ibadah Raya 3 17:00-19:00 WIB
Minggu, 25 Oktober 2026

06:00-08:00 WIB

09:00-11:00 WIB

17:00-19:00 WIB



Tidak semua pintu yang tertutup harus didobrak dan tidak semua pintu yang terbuka harus dimasuki. Belajar memercayai kedaulatan Tuhan, tetap setia kepada firman-Nya, dan menggunakan setiap kesempatan dengan hikmat.
Iman yang sejati tidak berhenti pada kepercayaan kepada Tuhan, tetapi bertumbuh menjadi ketaatan kepada kehendak-Nya. Belajar dari Musa yang memilih mengikuti rencana Allah daripada kenyamanan dan kehormatan dunia.
Berbuat baik tidak selalu dihargai atau dibalas dengan kebaikan. Namun, Galatia 6:9 mengingatkan kita agar tidak jemu menabur kebaikan, sebab pada waktunya Tuhan akan memberikan hasil sesuai kehendak-Nya.
Iman menolong kita melihat kuasa Tuhan di tengah keterbatasan dan keadaan yang sulit. Ketika masalah datang, kita diajak tetap percaya bahwa Tuhan sanggup menyediakan kekuatan, hikmat, jalan keluar, dan pertolongan tepat pada waktunya.
Dunia sering mengajarkan pembalasan sebagai bentuk keadilan. Namun, Tuhan Yesus mengajarkan jalan yang berbeda: mengampuni dan menyerahkan luka kepada Allah, agar hati tidak terus terikat oleh kepahitan.
Ibadah Raya 3: Bp. Pdp. Filemon Ivo A. Berbuah dalam pelayanan (Mat. 7:15-23)
Hutang dapat menjadi beban yang mengikat kehidupan dan keluarga. Melalui kisah seorang janda dalam 2 Raja-raja 4:1-7, kita diingatkan untuk menghindari hutang, melunasinya dengan bijaksana, dan belajar mencukupkan diri sesuai keadaan.
Punya banyak teman belum tentu berarti memiliki sahabat sejati. Persahabatan yang tulus terlihat saat keadaan sulit, ketika kita membutuhkan seseorang yang hadir, berani menegur dengan kasih, dan membantu kita bangkit dari kesalahan.









