Bacaan Kitab Setahun : Yakobus 1; Yes. 42-43.

Jawab Yesus: “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?” Yohanes 11:40

Tiap orang hidup berdasarkan apa yang ia percayai. Kisah ini dapat menjadi sebuah contoh. 26 Juli 1852, rekor lari jarak 1 mil dengan durasi 4 menit 28 detik diraih oleh Charles Westhall. Sejak saat itu, orang meyakini tak ada orang yang bisa berlari sejauh satu mil kurang dari empat menit. Para ilmuwan dan dokter ahli pun turut menyatakan hal tersebut sebagai sesuatu yang mustahil, bahkan jika ada yang berani mencoba dipastikan jantungnya pecah. Meski demikian, Roger Banister percaya ia bisa memecahkan rekor itu. 6 Mei 1954, ia berhasil menempuh jarak satu mil dalam waktu 3 menit 59.4 detik. Menariknya, 46 hari berikutnya, John Landy memecahkan rekor 3 menit 57.9 detik, yang kemudian disusul oleh 37 pelari lainnya.

Apa yang kita percayai, itulah yang terjadi. Di tengah kemustahilan, Yesus berpesan bahwa jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah. Waktu mereka percaya dan bertindak maka mujizat terjadi. Bahkan Yesus pun mempercayai Bapa sepenuhnya, “Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku,” (Yoh. 11:42). Tuhan tahu hidup yang kita jalani tak mudah dan penuh tantangan, namun Ia juga menjanjikan kemenangan yang adalah sesuatu yang pasti. Kemenangan yang berlaku bagi setiap kita yang mempercayai-Nya. Amat disayangkan, jika kita masih gagal mempercayai sesuatu yang sudah pasti.

Saat ini, apa yang membuat kita sulit mempercayai Tuhan? Firman-Nya mengajar kita bahwa orang benar akan hidup oleh iman. Inilah yang juga dihidupi dan diajar oleh Paulus. “Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.” (2Kor. 5:7). Saat masalah menimpa, kita percaya Tuhan menyediakan kekuatan, hikmat, jalan keluar, dan pertolongan. Ketika sakit, susah dan sedih kita percaya Tuhan mengerti dan Dia bersama kita. Bahkan di saat tak ada pertolongan kita percaya Tuhan tetap baik bagi kita. Inilah yang disebut iman. Waktu kita percaya, kita menang! [RS]

Renungkan Hari Ini

  • Dalam keadaan apa aku paling sulit mempercayai Tuhan saat ini?
  • Apakah aku selama ini hanya percaya ketika melihat hasilnya, atau tetap percaya ketika belum melihat jalan keluar?
  • Langkah iman apa yang bisa kulakukan hari ini sambil tetap menyerahkan hasilnya kepada Tuhan?

Doa

Tuhan, kuatkan imanku ketika aku menghadapi hal-hal yang terasa mustahil. Tolong aku tetap percaya kepada firman-Mu, sekalipun belum melihat jalan keluar. Ajarku melangkah dengan iman dan bersandar pada kekuatan-Mu. Amin.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *