Bacaan Kitab Setahun : Lukas 1:1-38; Maz. 85-88.
“Karena kamu TELAH meninggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan TELAH mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbarui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya” (Kolose 3:9-10)
Jemaat di Kolose adalah jemaat yang telah beriman kepada Tuhan Yesus Kristus, hidup dalam kasih, dan memiliki pengharapan akan hidup yang kekal melalui pemberitaan Injil. Namun, ternyata ada permasalahan dalam praktik kehidupan mereka. Jemaat di Kolose telah mengalami kelahiran baru, tetapi masih dipengaruhi oleh kebiasaan hidup lama. Mereka tidak menyadari bahwa sebagai orang yang telah percaya kepada Kristus, mereka harus hidup dalam realitas yang baru. “Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu, hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.” (Kol. 2:6).
Ketika seseorang percaya kepada Yesus, seharusnya ia mengalami sebuah transformasi. Transformasi ini bukan sekadar ide atau harapan, melainkan sebuah kenyataan yang pasti. Paulus juga menulis dalam suratnya kepada jemaat di Korintus: “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2Kor. 5:17). Seseorang Kristen bukan sedang berproses menjadi ciptaan baru, tetapi ia sungguh² telah menjadi ciptaan baru. Paulus bahkan menegaskan, “Yang lama SUDAH berlalu, yang baru SUDAH datang.”
Kepada jemaat Kolose, Rasul Paulus juga menegaskan, “Sebab kamu TELAH mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah”. “Karena kamu TELAH menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan TELAH mengenakan manusia baru” (Kol. 3:3, 9-10). Kata TELAH dan SUDAH menggambarkan sebuah perubahan nyata dari bentuk lama ke bentuk baru, dari sifat lama ke sifat baru. Ada realitas baru yang terjadi dan harus disadari oleh setiap orang percaya. Namun, jemaat di Kolose banyak orang Kristen tidak menyadari realitas ini. Akibatnya, meskipun mereka telah menjadi orang Kristen, mereka masih berperilaku seperti manusia duniawi. Mengapa hal ini bisa terjadi? Perubahan secara spiritual menjadi ciptaan baru memang telah terjadi, tetapi kebiasaan lama masih mengendap. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk menggantikan kebiasaan lama dengan kebiasaan baru. Agar kebiasaan baru dapat terbentuk, seseorang perlu mengalami pembaruan pengetahuan akan kebenaran yang baru. Diperlukan pengajaran Firman Tuhan yang terus diperbarui.
Ketika seseorang diperbarui secara terus-menerus dalam pengetahuan, ia akan memiliki pemahaman yang lengkap dan sempurna sehingga tidak lagi tertarik, apalagi mengikuti cara berpikir duniawi. (DD)
Renungkan Hari Ini
- Apakah saya benar-benar menyadari bahwa saya sudah menjadi ciptaan baru di dalam Kristus?
- Kebiasaan hidup lama apa yang masih sering muncul dalam kehidupan saya?
- Apakah ada sikap, pola pikir, atau perilaku yang perlu saya tinggalkan karena tidak sesuai dengan kehidupan baru di dalam Kristus?
- Seberapa serius saya menyediakan waktu untuk membaca dan mempelajari Firman Tuhan?
- Apakah pengetahuan saya tentang Firman Tuhan terus bertumbuh dan memperbarui cara saya berpikir?
- Dalam hal apa saya perlu mengalami pembaruan dari Tuhan hari ini?
Doa
Tuhan Yesus, terima kasih karena di dalam Engkau aku telah menjadi ciptaan baru. Tolong aku untuk benar-benar meninggalkan manusia lama dan segala kebiasaan yang tidak berkenan kepada-Mu. Perbarui pikiranku melalui Firman-Mu dan ajar aku untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu. Biarlah setiap hari aku semakin bertumbuh, semakin mengenal-Mu, dan semakin serupa dengan Kristus. Amin.
Artikel terkait:

Tinggalkan Balasan