Bacaan Kitab Setahun: Ibrani 1; Yes. 17-19

“Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.” (Roma 13:14 – TB)

Paulus menutup nasihatnya kepada jemaat di Roma dengan sebuah panggilan yang tegas : “Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus.” Ungkapan ini bukan sekadar ajakan untuk menjadi lebih religius, melainkan sebuah undangan untuk hidup di bawah otoritas Kristus setiap hari. Mengenakan Kristus berarti menjadikan Dia identitas, karakter, dan cara hidup kita. Kehadiran-Nya tidak hanya tampak dalam ibadah, tetapi juga dalam setiap keputusan, perkataan, dan tindakan. Nasihat ini selaras dengan Galatia 3:27 yang menyatakan bahwa setiap orang yang dibaptis dalam Kristus telah mengenakan Kristus. Demikian juga Efesus 4:24 memerintahkan orang percaya untuk mengenakan manusia baru yang diciptakan menurut kehendak Allah. Ketiga ayat ini saling melengkapi dengan menegaskan bahwa kehidupan baru di dalam Kristus bukan hanya status rohani, tetapi juga tanggung jawab untuk hidup sesuai dengan pemerintahan-Nya.

Perjalanan iman tidak pernah bebas dari peperangan. Setiap hari kita bergumul melawan sistem dunia yang menolak kasih, keinginan daging yang ingin menguasai hati, dan kuasa kegelapan yang berusaha menjauhkan kita dari kebenaran. Kemenangan tidak diperoleh dengan mengandalkan kekuatan sendiri, melainkan dengan tetap mengenakan Kristus. Ketika Kristus memerintah hati kita, cara berpikir, keinginan, dan tindakan kita akan semakin dibentuk oleh kehendak-Nya.

Roma 13:14 juga memuat dua perintah yang tidak boleh dipisahkan. Pertama, kita diperintahkan untuk mengenakan Tuhan Yesus Kristus. Kedua, kita dilarang merawat tubuh dengan tujuan memuaskan keinginan daging. Banyak orang berusaha melawan dosa, tetapi mengabaikan yang lain. Ada yang aktif dalam kegiatan rohani namun masih memberi ruang bagi dosa. Sebaliknya, ada yang berusaha meninggalkan dosa tanpa membangun hubungan yang intim dengan Kristus. Firman Tuhan memanggil kita melakukan keduanya secara bersamaan.

Saat Kristus menjadi otoritas tertinggi dalam hidup kita, terang-Nya akan nyata melalui setiap aspek kehidupan, kemenangan atas dunia, daging, serta kuasa gelap menjadi kesaksian bahwa Kerajaan Allah sedang bekerja di dalam kita. _DH

Renungkan Hari Ini

  1. Apakah Kristus benar-benar menjadi otoritas tertinggi dalam setiap keputusan dan tindakan saya?
  2. Adakah area dalam hidup saya yang masih memberi ruang bagi keinginan daging?
  3. Apa yang perlu saya lakukan hari ini agar cara berpikir, perkataan, dan tindakan saya semakin mencerminkan Kristus?

Doa

Tuhan Yesus, ajar aku untuk terus mengenakan Kristus dalam setiap aspek kehidupanku. Bentuklah hati, pikiran, perkataan, dan tindakanku agar sesuai dengan kehendak-Mu. Tolong aku menang atas dosa dan hidup dalam terang-Mu setiap hari. Amin.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *