-
10 Tanda Ini Akan Tunjukkan Anda Cinta Uang atau Tidak
Dalam surat kepada Timotius, rasul Paulus menuliskan tentang bahaya mencintai uang. Karena memburu uang, ujar Paulus, beberapa orang menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka (1 Timotius 6:10). Bahaya yang ditimbulkan oleh cinta akan uang begitu nyata sehingga kita sebagai orang-orang percaya perlu untuk memperhatikan tentang hal ini. Kita perlu cek dan ricek hati setiap waktu. 10 tanda ini bisa membantu untuk mengetahui apakah kita mencintai uang atau tidak. 1. Terobsesi menjadi kaya Yang menjadi perhatian di sini bukanlah kekayaannya, tetapi cinta akan uangnya. Hal ini dapat terlihat dari bagaimana kita bekerja. Bila kita bekerja sangat keras sampai…
-
Investasi Dalam Kerajaan Allah
Dalam mengelola keuangan kita, investasi adalah sesuatu yang penting dilakukan karena bisa menjamin masa depan seseorang. Cara orang berinvestasi bermacam-macam. Ada yang jangka pendek, ada jangka panjang. Bisa dilakukan dengan cara sederhana yaitu menabung, deposito, ada yang memilih pasar uang, saham, berinvestasi dalam bentuk-bentuk fisik seperti emas dan/atau jenis-jenis batu permata, menanamkan modal untuk membangun usaha, investasi tanah/rumah maupun lewat berbagai bentuk asuransi. Semua bentuk investasi itu pun tentu memiliki faktor resiko yang berbeda-beda. Orang percaya tentu boleh melakukan investasi di dunia, namun kita juga harus melakukan investasi di dalam kerajaan Allah. Firman Allah memberikan alasan mengapa kita perlu melakukannya.…
-
Rupiah Melemah! Menyalahkan / Doakan Pemimpin?
Ketika nilai rupiah melemah terhadap mata uang asing, banyak orang langsung merasa cemas. Harga kebutuhan pokok bisa naik, daya beli menurun, dan tekanan ekonomi terasa lebih berat. Dalam situasi seperti ini, muncul pertanyaan besar: apakah kita harus menyalahkan para pemimpin, atau justru mengambil sikap yang berbeda sebagai orang percaya? Sebagai orang Kristen, respons kita terhadap kondisi ekonomi tidak hanya didasarkan pada logika finansial, tetapi juga pada prinsip iman. Dalam 1Tim. 2:1-2, Rasul Paulus mengingatkan untuk mendoakan semua orang, termasuk pemerintah dan pemimpin, supaya kita dapat hidup tenang dan damai. Artinya, dalam situasi ekonomi yang sulit, doa bukan opsi terakhir, melainkan…
-
Memberi Yang Terbaik
Seekor ulat yang kelaparan terdampar di tanah tandus. Dengan lemas ia menghampiri pohon mangga sambil berkata, “Aku lapar, bolehkah aku makan daunmu?” Pohon mangga menjawab, “Tanah di sini tandus, daunku pun tidak banyak. Apabila kau makan daunku, nanti akan berlubang dan tidak kelihatan cantik lagi. Lalu aku mungkin akan mati kekeringan. Hmmm… tapi baiklah, kau boleh naik dan memakan daunku. Mungkin hujan akan datang dan daunku akan tumbuh kembali.” Ulat naik dan mulai makan daun-daunan. Ia hidup di atas pohon itu sampai menjadi kepompong dan akhirnya berubah menjadi kupu-kupu yang cantik. “Hai pohon mangga, lihatlah aku sudah menjadi kupu-kupu. Terima…
-
Gali Lobang Tutup Lobang, Begini Cara Memutus Rantai Pinjaman
“Orang kaya menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi.” — Amsal 22:7 (TB) Di era digital saat ini, “kreditur” bukan lagi sekadar sosok di kantor gedung tinggi; mereka adalah notifikasi di saku kita. Pinjaman online—sering dipasarkan sebagai “bantuan instan” atau “uang tunai mudah”—dapat dengan cepat berubah dari uluran tangan menjadi rantai yang berat. Utang rumah tangga, terutama melalui aplikasi online berbunga tinggi, seperti minum air asin untuk menghilangkan dahaga. Di saat putus asa, rasanya seperti air yang menyelamatkan jiwa. Tetapi karena “garam” tersembunyi berupa bunga predator dan biaya majemuk, sebenarnya itu justru mengeringkan masa depan kita, membuat…
-
Manage Your Money
Di tengah tuntutan zaman saat ini, tak sedikit orang sulit mengatur keuangannya. Tren gaya hidup berlebihan, gengsi, pengaruh dari pergaulan turut membentuk perilaku konsumtif setiap orang. Memang tidak ada yang salah selagi kita mampu. Namun, bila kita menghitung setiap biaya yang dikeluarkan untuk itu, alangkah bijaknya jika setiap uang kita dikelola untuk sesuatu yang lebih berguna. Seperti misalnya untuk memberi, menabung, dan berinvestasi. Karenanya, kita harus cakap dalam mengatur keuangan, karena seringkali masalah terbesar dalam hidup ini disebabkan oleh kacaunya pengelolaan keuangan. Firman Tuhan berkata, “Orang bijaksana suka menyimpan untuk masa depan, tetapi orang bodoh menghabiskan semua yang diperolehnya.” (Amsal…
-
Roh Kemiskinan: Masalah Di Otak, Bukan Di Dompet
“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Filipi 4:8) Kalau kamu pernah ikut doa pelepasan di gereja Karismatik, mungkin kamu familiar dengan kalimat ini: “Dalam nama Yesus, kami usir roh kemiskinan!” Namun, coba jujur—setelah doa itu, apakah semua orang langsung menjadi kaya? Tiba-tiba punya rumah, mobil, dan rekening tebal? Jawabannya: tidak juga. Bukan berarti Tuhan tak bisa memberkati, tapi karena banyak orang miskin bukan karena roh, melainkan karena mindset. Banyak yang miskin bukan di dompet,…
-
Memberi Sebagai Bentuk Investasi Kekayaan
Pada hakikatnya, kekayaan yang dimiliki oleh seseorang bukanlah tujuan utama Tuhan bagi umat-Nya. Namun Tuhan menghendaki agar umat-Nya menyadari keberadaan Tuhan melalui apa yang dimiliki oleh setiap orang. Kekayaan atau kemiskinan adalah salah satu jalan untuk menyadarkan manusia. Seperti diketahui bahwa kekayaan dapat sirna, namun setiap orang yang setia akan tetap dilimpahkan-Nya kekayaan. Sebaliknya, bagi setiap orang yang sombong, angkuh, pelit dan kikir, kekayaan yang dimilikinya akan segera diambil dari padanya. Melalui kekayaan yang dilimpahkan oleh Tuhan kepada setiap orang, Ia ingin agar kekayaan itu dipergunakan untuk menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Tidak hanya dinikmati sendiri. Kekayaan merupakan harta…
-
Bukan Hanya Uang Untuk Dapat Memberi Persembahan di Saat Paskah!
Janji Allah di dalam kehidupan setiap anak-Nya adalah hidup di dalam kecukupan termasuk di dalam hal finansial. Namun, harus diakui terkadang ada fase dimana kondisi keuangan kita tidaklah begitu bagus. Sampai-sampai untuk memberi uang di dalam jumlah tertentu pun harus berpikir keras. Bukan karena tidak mau, tetapi uang yang di dalam dompetmu begitu terbatas. Jangan berkecil hati karena keadaan tersebut. Tuhan melihat kemurnian dan kerinduan hati kita untuk memberikan persembahan yang terbaik kepada-Nya. Apalagi di dalam merayakan Paskah, kita tidak boleh melewatkan begitu saja kesempatan ini. Lalu, apa yang bisa kita lakukan di dalam memberi persembahan kepada Tuhan di masa…
-
Hamba Uang
“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.” (1 Timotius 6:10) Alkisah ada seorang eksekutif muda yang berasal dari keluarga yang sangat berada. Harta keluarganya tak terhitung jumlahnya. Dan sebagai seorang eksekutif muda, dia juga mendapatkan gaji bulanan yang tidak sedikit. Akan tetapi pemuda ini masih merasa tidak puas akan seluruh kekayaan yang dia miliki sehingga dia melakukan korupsi di perusahaan yang dia pimpin. Mengapa hal ini terjadi? Sang pemuda jelas tidak hidup berkekurangan, bahkan dia hidup dalam kelimpahan. Jumlah uang yang dia korupsi pun…
-
5 Pola Hidup Dalam Firman Agar Alami Terobosan Berkat
Kita percaya bahwa Tuhan adalah sumber berkat bagi kehidupan kita. Besar atau pun kecil di dalam pandangan kita, tetapi semua itu tidak memungkiri kasih-Nya kepada kita. Kita meyakini, meskipun keadaan saat ini sukar (2Timotius 3:1), Tuhan sanggup menyediakan berkat-berkatNya yang luar biasa di dalam kehidupan setiap kita. Bersiap dengan berkat-Nya? Jika kamu berkata “iya” maka ada baiknya kita mengetahui tentang hal-hal yang bisa membuat kita menikmati janji Tuhan.5 pola hidup yang ditulis di dalam Alkitab akan menjadi penunjuk yang tepat agar terobosan terjadi di dalam kehidupan kita. 1. Selalu Mengandalkan Tuhan (Amsal 28:25) Saat kamu mengandalkan Tuhan maka kamu tahu…
