Bacaan Kitab Setahun : Lukas 1:39-80; Maz. 89-92.
“Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah” (Yohanes 3:3)
Kata ‘Born Again’ adalah istilah Kristen yang tertulis di Alkitab, tetapi istilah ini telah juga dipakai secara umum oleh orang yang bukan Kristen, arti secara harfiahnya adalah : terlahir kembali.
Rasul Paulus sering menulis hal yang menurut saya adalah hal yang kontras, yaitu suatu cara pandang yang bertolak belakang tentang dirinya saat sebelum mengenal Kristus dan saat sesudah mengenal Kristus. Seperti yang tertulis sebagai berikut : “Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan” (Filipi 3:7-9)
Ada perspektif baru yang ia saat ini pahami, dimana cara hidup lamanya sebelum mengenal Kristus yang ia anggap sebuah kerugian bahkan lepaskan semua atribut masa lalunya adalah sesuatu yang berguna seperti sampah yang patut dibuang. Bagaimana dengan Anda? Adakah perbedaan sebelum dan sesudah mengenal Kristus?
Jika Anda seorang yang divonis tak mungkin selamat dari penyakit yang mematikan namun kemudian ternyata Anda satu-satunya yang selamat, maka dapat dipastikan Anda akan lebih menghargai arti hidup Anda dibanding sebelumnya. Mirip seperti inilah Rasul Paulus tercerahkan. Ia merasa cara hidup lamanya di luar Kristus adalah sia-sia.
Lalu bagaimana dengan Anda yang percaya Kristus? Apakah Anda tahu bahwa di luar Kristus Anda pasti binasa? Apakah Anda telah mengalami sudut pandang yang baru? Kalau tidak, jangan-jangan Anda belum terlahir kembali. Anda saat ini hanya beragama Kristen karena keturunan, bukan karena mengalami pencerahan. (DD)
Renungkan Hari Ini
- Apakah saya sungguh-sungguh telah mengalami kelahiran baru di dalam Kristus?
- Apa perubahan paling nyata dalam hidup saya sejak mengenal dan percaya kepada Yesus?
- Apakah cara pandang saya terhadap kehidupan, dosa, kesuksesan, dan masa lalu sudah berubah?
- Apakah masih ada hal-hal dari kehidupan lama yang saya anggap lebih berharga daripada Kristus?
- Apakah iman saya kepada Kristus merupakan hubungan pribadi dengan Tuhan atau hanya karena tradisi dan keturunan?
- Jika orang lain melihat kehidupan saya, apakah mereka dapat melihat perubahan yang menunjukkan bahwa saya telah dilahirkan kembali?
- Apa satu hal dalam kehidupan saya yang Tuhan sedang minta untuk saya tinggalkan dan serahkan kepada-Nya?
Doa
Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau memberikan kesempatan untuk memiliki kehidupan yang baru di dalam-Mu. Bukalah mataku untuk melihat hidup ini dari perspektif-Mu. Tolong aku meninggalkan kehidupan lama, dosa, dan segala sesuatu yang menjauhkan aku dari-Mu. Biarlah imanku bukan hanya identitas atau tradisi, tetapi hubungan yang nyata dengan-Mu. Perbarui hatiku dan tuntun aku untuk hidup sebagai manusia yang benar-benar telah dilahirkan kembali. Amin.
Artikel terkait:

Tinggalkan Balasan