Hari-hari ini merupakan hari yang tidak mudah, keadaan dunia tidak bisa diprediksi termasuk bidang ekonomi. Memang Tuhan akan memelihara kita, namun kita harus bersiap-siap bukan secara jasmani namun secara rohani. Saat ini kita akan membicarakan tentang uang, hal ini sangat penting dalam hidup kita. Apa yang harus kita lakukan saat mengelola keuangan?
1. Harus Bijak
Amsal 24:3-7, “Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik. Orang yang bijak lebih berbahagia daripada orang kuat, juga orang yang berpengetahuan daripada orang yang tegap kuat. Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak. Hikmat tertulis bagi orang bodoh: Ia tidak mempunyai pimpinan di pintu gerbang.”
Orang bijak selalu memiliki perencanaan. Setelah mendapatkan berkat atau upah apa yang akan Saudara perhatikan? Apakah kita akan merencanakan keuangan kita? Mari kita merencanakan keuangan dengan baik.
Dalam 2Raj. 4:1, “Salah seorang dari isteri-isteri nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru : Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau itu tahu, bahwa hambamu itu takut akan Tuhan. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anaknya.”
Seorang nabi hidup dalam keluarga sederhana, tetapi tidak mempunyai banyak uang. Seorang nabi Tuhan adalah hamba Tuhan, namun setelah mati meninggalkan utang bagi keluarganya.
Didalam Alkitab kita dapat temukan : 500 Ayat tentang doa, 600 Ayat tentang iman; 2.350 ayat tentang uang. Betapa pentingnya kita mengelola keuangan.
2. Tuhan sumber berkat kita
Bila akan mengelola keuangan, kita harus melihat sumbernya. Ulangan 8:17-18, “Maka janganlah kau katakan dalam hatimu: ‘Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada Tuhan, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.”
Ulangan 30:9-10, “Tuhan, Allahmu, akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam segala pekerjaanmu, dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu, sebab Tuhan, Allahmu, akan bergirang kembali karena engkau dalam keberuntunganmu, seperti Ia bergirang karena nenek moyangmu dahulu apabila engkau mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dengan berpegang pada perintah dan ketetapan-Nya, yang tertulis dalam kitab Taurat ini dan apabila engkau berbalik kepada Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.”
Tuhan melimpahkan berkat-Nya kepada kita, namun ada syaratnya. Penting bagi kita untuk mendengarkan kehendak-Nya. Contoh di Alkitab:
- Simon Petrus (Lukas 5:1-9), ia adalah nelayan namun tidak mendapatkan apapun, ia lupa sumber berkatnya.
- Setelah Tuhan terlihat dalam pekerjaan-Nya, maka ia mendapat hasil banyak.
- Nabi Elia. Ia berada dalam krisis ekonomi, ia mengemis suruh Tuhan dan taat melakukan-Nya.
- Minyak seorang janda. Ia taat hendak Tuhan melalui hamba-Nya, dapat melunasi hutangnya.
3. Bekerja.
2Tesalonika 3:10, “Sebab, jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.” Kami memberi peringatan ini kepada kamu: siapa orang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. Jangan menunggu berkat Tuhan yang jalanin, namun harus berusaha, bekerja. Janganlah sampai berhenti dan daripada bekerja.
4. Hidup hemat dan sederhana.
Amsal 21:20, “Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskan.”
5. Kehidupan spiritual kita menentukan berkat kita.
Matius 25:14-30. Lukas hukum taat baru. Berdoa sangat penting. Berjalan di dalam kehidupan Ishak. Kejadian 26:3-5. “Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau… dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya dan tetap mengikuti hukum-Ku, yaitu syarat perjanjian.”
Kejadian 26:12-15, “Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati Tuhan. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.”
Ia mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi serta banyak buah,…
Pelajarilah berkat dalam mengelola keuangan kita sehingga pada hari-hari yang jahat, hari-hari yang susah kita dapat menjadi berkat. Tuhan Yesus Memberkati.
Artikel terkait:

Tinggalkan Balasan