Bacaan Kitab Setahun: 1 Pet. 4; Yes. 65-66
“Karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.” (1Tesalonika 5:5)
Ada tokoh superhero dalam cerita fantasi yang bernama Green Lantern, tokoh ini memiliki energi cahaya hijau dari cincin untuk menciptakan berbagai bentuk benda, dan kekuatannya secara visual memang berupa energi cahaya yang menerangi. Ketika kekuatannya diaktifkan, orang akan melihat tanpa perlu diumumkan bahwa ia mempunyai cahaya. Demikian juga anak-anak terang, terang Kristus seharusnya terlihat melalui kehidupan mereka. Jika tokoh superhero tersebut memiliki cincin yang menghasilkan cahaya, orang percaya tidak perlu memakai benda khusus untuk menjadi anak terang. Identitas itu sudah diberikan oleh Allah. “Kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang.”
Sebutan anak-anak terang dan anak-anak siang dipakai oleh Rasul Paulus untuk menggambarkan identitas orang percaya. Terang menunjukkan kehidupan yang berjaga-jaga, tidak mabuk, sadar, waspada, dalam arti hidup dalam kebenaran dan pengharapan, karena hari Tuhan datang seperti pencuri pada waktu malam (1Tes. 5:2). Sedangkan malam dan kegelapan menggambarkan kehidupan yang jauh dari kehendak Tuhan, ketika manusia menyembunyikan rancangan dan perbuatan jahatnya, serta tidak hidup dalam kebenaran tetapi hanya menuruti hawa nafsu.
Seperti ketika Tuhan Yesus berkata, “Kamu adalah terang dunia.” (Matius 5:14), Rasul Paulus pun mengatakan bahwa orang percaya adalah anak-anak terang. Ia tidak memerintahkan untuk berusaha menjadi anak-anak terang, karena orang percaya sudah memiliki identitas baru di dalam Kristus yang mencerminkan diri-Nya. Kita tidak dipanggil untuk hidup seperti orang yang tidak mengenal Allah, namun harus tetap sadar dan berjaga-jaga. Kesenangan dunia menghalangi kita semakin dekat dengan Tuhan. Karena itu, kita perlu menjaga hati, pikiran, perkataan dan perbuatan agar tetap selaras dengan kehendak Tuhan, serta tetap berjalan dalam terang-Nya.
Hidup sebagai anak terang juga berarti menjadi terang bagi orang lain. Orang percaya tidak sekadar memiliki cincin cahaya, namun identitasnya adalah anak-anak terang. Marilah kita sungguh-sungguh hidup sebagai anak-anak siang dengan tetap berjaga-jaga, setia, dan memancarkan terang Kristus, tidak hanya mengaku sebagai anak-anak terang. (YL)
Renungkan Hari Ini
- Apakah kehidupan saya sehari-hari sudah mencerminkan identitas saya sebagai anak terang?
- Adakah kebiasaan, perkataan, atau tindakan yang masih perlu saya tinggalkan agar hidup saya semakin selaras dengan kehendak Tuhan?
- Bagaimana saya dapat memancarkan terang Kristus kepada keluarga, teman, dan orang-orang yang saya jumpai hari ini?
Doa
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah memanggilku menjadi anak terang. Tolong aku agar hidup dalam kebenaran, menjaga hati dan pikiranku, serta meninggalkan hal-hal yang menjauhkan aku dari-Mu. Pakailah perkataan dan perbuatanku untuk memancarkan terang kasih-Mu kepada orang lain. Amin.

Tinggalkan Balasan