Bacaan Kitab Setahun : Lukas 23; Kid. 4-6.
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kis. 1:8)
Sering kali kita mencoba menjalani hidup dengan kekuatan sendiri. Kita mengandalkan kemampuan, pengalaman, logika bahkan strategi manusia. Sebagai orang percaya yang telah ditebus oleh darah Yesus dan dipenuhi Roh Kudus, seharusnya kita tidak menjalani kehidupan dengan kekuatan sendiri, tetapi kehidupan yang dipimpin Roh Kudus. Kehidupan tanpa pimpinan Roh Kudus akan mudah menjadi kering dan penuh kelemahan. Kita mungkin tetap sibuk melayani Tuhan, tetapi kehilangan hadirat dan kuasa-Nya karena kita hanya mengandalkan aktivitas-aktivitas rohani.
Allah senantiasa rindu agar setiap hari hidup kita dipimpin Roh-Nya. Hidup dipimpin Roh Kudus bukan hanya tentang pengalaman rohani sesaat, melainkan tentang hidup di bawah pemerintahan Allah setiap hari. Hidup yang dipimpin Roh Kudus bukan hanya membuat kita menjadi “baik,” tetapi juga ingin menyatakan hadirat dan kuasa Allah melalui hidup kita.
Kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus akan mengubah cara berpikir kita, membentuk karakter kita dan mengarahkan tujuan hidup kita sesuai dengan kehendak Tuhan. Ketika Roh Kudus memimpin maka kasih mengalahkan kebencian, damai mengalahkan ketakutan dan iman mengalahkan keraguan. Roh Kudus tidak hanya ingin menjadi penolong saat kita menghadapi masalah. Dia ingin menjadi pemimpin dalam hidup, keputusan, perkataan, pelayanan, bahkan sikap hati kita.
Hidup dipimpin Roh Kudus juga berarti hidup peka terhadap suara Tuhan. Kadang Roh berbicara melalui firman Tuhan, melalui damai sejahtera dalam hati, teguran lembut, atau dorongan untuk bertindak dalam iman. Mungkin seringkali terjadi ketika seseorang berani taat kepada tuntunan Roh Kudus. Tuhan tidak memanggil kita untuk hidup sendiri. Ia “memberikan Roh Kudus supaya kita dapat hidup dalam ikatan, kuasa, kasih, dan tujuan ilahi.”
Roh Kudus tidak hanya memberi kuasa, tetapi juga membentuk karakter. Kuasa tanpa karakter akan membawa kehancuran, tetapi karakter tanpa kuasa akan membuat hidup kita kering. Karena itu Roh Kudus bekerja dalam dua hal sekaligus: membentuk kita menjadi serupa Kristus dan memakai kita untuk membawa dampak Kerajaan Allah di bumi. (RSN)
Renungkan hari ini
- Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, apakah kita lebih sering mengandalkan kekuatan sendiri atau pimpinan Roh Kudus?
- Apakah ada keputusan yang saat ini perlu kita serahkan dan dengarkan tuntunan Roh Kudus?
- Karakter apa dalam diri kita yang perlu Roh Kudus bentuk agar semakin serupa dengan Kristus?
Doa
Roh Kudus, pimpinlah kehidupan kami setiap hari. Ajarlah kami untuk peka terhadap suara-Mu, taat terhadap kehendak-Mu, dan tidak mengandalkan kekuatan kami sendiri. Bentuklah karakter kami semakin serupa dengan Kristus dan pakailah hidup kami menjadi dampak bagi Kerajaan Allah. Amin.
Artikel terkait

Tinggalkan Balasan