Ibadah Raya 2 & 3: Bp. Pdt. Naftali Budi K

Berbuah Dalam Kekudusan – 1Ptr. 1:13-16

Tuhan bukan hanya memanggil kita sebagai orang percaya, tetapi juga menjadi orang yang hidup kudus.

Mari kita renungkan beberapa hal tentang hidup kudus:

1. Arti Hidup Kudus

Kata “kudus” berarti dipisahkan atau dikhususkan bagi Tuhan. Hidup kudus berarti kita memilih untuk hidup bagi Tuhan dan tidak lagi menjadikan dosa sebagai gaya hidup. Orang kudus adalah orang yang ketika jatuh dalam dosa, mau bertobat dan kembali kepada Tuhan. Jadi ketika kita menjadi milikKristus, hidup kita tidak lagi boleh digunakan sesuka hati kita. Kita sudah dikhususkan bagi Tuhan.

2. Tuhan Memanggil Kita untuk Kudus dalam Seluruh Hidup (1Ptr.1:15a)

Perkataan, “dalam seluruh hidupmu” artinya bahwa kekudusan bukan saat-saat tertentu, dalam keadaan tertentu, tetapi dalam segala keadaan, dimanapun dan kapanpun juga. Kadang kita punya dua kehidupan, misalnya: di gereja kita terlihat rohani –> di rumah perkataan kita kasar, di gereja kita”Puji Tuhan” –> dipekerjaan kita tidak jujur. Tuhan tidak menghendaki kekudusan yang hanya terlihat didepan manusia, Tuhan menghendaki kekudusan yang lahir dari hati.

3. Kekudusan adalah Respon terhadap Kasih Karunia Tuhan (Rm.12:1)

Mengapa kita harus hidup kudus? Bukan supaya Tuhan mengasihi kita, kita hidup kudus karena kita sudah menerima anugrah keselamatan. Jadi seluruh tubuh dan kehidupan kita harus menjadi persembahan yang kudus dan yang berkenan bagi Tuhan. Contoh Yusuf, Daniel.

Mari kita belajar untuk berani berkata tidak kepada dosa dan berkata ya terhadap kehendak Tuhan. Biarlah hidup kita menghasilkan buah kekudusan dan menjadi kesaksian bagi banyak orang. Amin….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *